rss

Pengikut

Minggu, 20 November 2011

LAPORAN PEMBUATAN TEPUNG LIDAH BUAYA DENGAN TEKNIK PENGERINGAN SUHU RENDAH

BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Potensi pasar tanaman obat-obatan untuk bahan baku industri baik obat tradisional maupun modern sangat besar. Hasil survey Departemen Kesehatan menunjukkan bahwa dibutuhkan sedikitnya 8000 ton bahan baku tanaman obat tiap tahunnya oleh perusahaan tanaman obat (Direktorat Jenderal Produksi Hortikultural dan Aneka Tanaman, 2000).
Lidah buaya (Aloe vera (L.) Webb.) merupakan tanaman yang telah lama dikenal di Indonesia karena kegunaannya sebagai tanaman obat untuk aneka penyakit. Belakangan tanaman ini menjadi semakin popular karena manfaatnya yang semakin luas diketahui yakni sebagai sumber penghasil bahan baku untuk aneka produk dari industri makanan, farmasi, dan kosmetik. Pada saat ini, berbagai produk lidah buaya dapat kita jumpai di kedai, toko, apotek, restoran, pasar swalayan, dan internet yang kesemuanya mengisyaratkan terbukanya peluang ekonomi dari komoditi tersebut bagi perbaikan ekonomi nasional yang terpuruk dewasa ini. 
1.1  Rumusan Masalah
·         Bagaimana cara mengolah lidah buaya agar memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi?
1.2  Tujuan
  • Meningkatkan nilai ekonomis dari lidah buaya
  • Memperkenalkan tepung lidah buaya pada masyarakat 
  • Memberikan informasi mengenai peluang pengembangan industri tepung kulit pisang

JAGUNG GORENG

Pada suatu pagi yang cerah, saat itu aku ingin memulai hari itu dengan menulis sesuatu hingga entah kenapa aku teringat dengan pamanku di kampung. Saat itulah aku terpikir menulis artikel ini. Beliau sangat suka ngemil jagung goreng. Meskipun jagung goreng tersebut hanya digoreng seadanya tanpa ada tambahan bumbu macam-macam, tetapi selalu saja ludes. Hehehe…namanya juga kesukaan.

Jadi intinya disini saya ingin berbagi pada agan n sist semuanya (hmm…biar gaul dikit hehe) bagaimana cara membuat jagung goreng.
 Jagung goreng disebut juga jagung marning yang dibuat melalui proses penggorengan (pemasakan di dalam minyak panas). Produk ini dapat dibuat pada berbagai tingkat kerenyahan. Biasanya konsumen lebih menyukai jagung goreng yang kerenyahannya seperti kerupuk. Garam, bawang merah, bawah putih dan merica dicampurkan ke jagung goreng sebagai bumbu.

Sabtu, 19 November 2011

IKHLAS (Nasehat dari Sahabat)

Semoga Allah mengaruniakan kepada kita hati yang ikhlas. karena betapapun kita melakukan sesuatu hingga bersimbah peluh berkuah keringat, habis tenaga dan terkuras pikiran, kalau tidak ikhlas melakukannya, tidak akan ada nilainya di hadapan Allah. Bertempur melawan musuh, tapi kalau hanya ingin disebut sebagai pahlawan, ia tidak memiliki nilai apapun. Menafkahkan seluruh harta kalau hanya ingin disebut sebagai dermawan, ia pun tidak akan memiliki nilai apapun. Mengumandangkan adzan setiap waktu shalat, tapi selama adzan bukan Allah yang dituju, hanya sekedar ingin memamerkan keindahan suara supaya menjadi juara adzan atau menggetarkan hati seseorang, maka itu hanya teriakan-teriakan yang tidak bernilai di hadapan Allah, tidak bernilai!

Pengeringan Bahan Pangan

Pengertian pengeringan beku
Pengeringan Beku ini merupakan salah satu cara dalam pengeringan bahan pangan. Pada cara pengeringan ini semua bahan pada awalnya dibekukan, kemudian diperlakukan dengan suatu proses pemanasan ringan dalam suatu lemari hampa udara. Kristal-kristal es ini yang terbentuk Selma tahap pembekuan, menyublim jika dipanaskan pada tekanan hampa yaitu berubah secara langsung dari es menjadi uap air tanpa melewati fase cair. Ini akan menghasilkan produk yang bersifat porous dengan perubahan yang sangat kecil terhadap ukuran dan bentuk bahan aslinya. Karena panas yang digunakan sedikit, maka kerusakan karena panas juga kecil dibandingkan dengan cara-cara pengeringan lainnya,\. Produk yang bersifat porous dapat direhidrasi dengan cepat didalam air dingin(Gaman dan Sherrington, 1981).